'Kok Tega Ya, Kalau Mau Begituan Aku yang Dipaksa Bukan Istrinya', Malah Anaknya Juga Ikut-ikutan Lakuin


Tetapi tidak tahu di negara mana Nur bekerja.
Dia mengaku bekerja di rumah tingkat tiga dan dikerjakan sendiri.
"Aku bekerja sejak Subuh sampai saat ini. Aku bilang pada majikan tidak betah," ungkap Nur.
Bekerja berat bagi Nur adalah risiko yang harus dihadapi sebagai seorang asisten rumah tangga.


Tetapi yang membuatnya sedih dan kecewa adalah, ketika dipaksa melayani nafsu majikannya.
Tidak hanya majikan laki-laki, tetapi anaknya juga ikut-ikutan memaksa minta dilayani Nur.
Tentunya kondisi itu membuat Nur tersiksa.
Dia heran, dua pria bejat itu tidak mencari pelampiasan kepada istri atau wanita penghibur.
"Kenapa tega banget, kalau minta ng*wek, kenapa tidak minta sama istrinya atau mereka bisa beli," ujarnya sambil menangis terisak.
Nur tak kuasa menahan luka batin di hatinya.
Dia tak berani mengadu kepada majikan perempuan.
Penyebabnya, majikan perempuan galak pada pembantu.
Dia berharap dalam beberapa hari bersabar menerima nasib tersebut.
Penderitaan TKW itu mendapat perhatian warganet.
Mereka menyarankan wanita mengadu ke KBRI setempat.
Hawaii five O
Balik saja lh..jangn takut di laporin kepolisi..demi maruah harga diri buat apa di prtahankn
Herman Ryandi
save TKI.!!sudah sepantasnya para pejabat dan pihak2 yang terkait,turun tangan dlm menghadapi kasus2 seperti ini,coba dengar keluh kesah mereka,dan rasakan penderitaan mereka,dan ditindak lanjuti,,tolong,jangan ngumpet dibelakang meja..!
Tamsi Tamsi
Apa di kampung halaman udah nggak ada yg bisa di makan mb?
Muna Diroh
mbk minta perlindungan ke kBRI psti akn di tolong mbk selagi kmu benar jgn takut
Sasa Wae
Ke kbri saja nanti ada solusi (bangkapos.com/alza munzi)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengaku jatuh cinta pada ayahnya, gadis Aceh ini hamil 7 bulan, Ternyata begini Kejadiannya

Mau Harta dan Anak Banyak Serta Berlimpah Berkah? Baca Kalimat Ini 70 Kali Tiap Hari

Mengharukaan Membaca Kisah Ini...!!!, Seorang Tukang Becak Mampu Menyekolahkan Semua Anaknya Sampai Sarjana.