Cerita Emiti yang Bayinya Ditolak Puskesmas Hingga Akhirnya Meninggal Dunia, Alasannya bikin GERAM!! (2)
Alasan petugas menolaknya, kata dia, lantaran dia tidak membawa Kartu Indonesia Sehat (KIS).
"Saya hanya bawa Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) milik saya dan KTP saya," ucapnya.
Ketika ditanya petugas apakah ada Kartu Keluarga (KK), ia mengatakan tidak membawa KK lantaran kalau dibawa pun percuma. Nama anaknya belum masuk ke dalam KK.
Karena tidak kunjung mendapatkan pelayanan, Emiti pun menuju rumah tempat praktik bidan desa. Namun yang bersangkutan, tidak ada di rumah.
Demikian juga ketika dia mendatangi Pondok Bersalin Desa (Polindes) di balai desa setempat, yang ternyata tutup.
Akhirnya, ia memutuskan untuk membeli obat bebas yang dijual di warung- warung.
"Saya beli obat di warung. Anak saya mau minum. Setelah itu saya kasih ASI (air susu ibu)," ucap Emiti.
Ia mengaku tidak berani membawa Icha ke rumah sakit karena khawatir uang yang dimiliki tidak cukup untuk biaya pengobatan. "Apalagi, suami saya tidak sedang di rumah. Dia merantau kerja di kapal ikan," tuturnya.
Meskipun sudah dikasih obat warung, Icha tidak kunjung pulih. Hingga akhirnya, Icha menghembuskan napas terakhir pada Minggu (10/12) siang.
Icha pun dikebumikan pada Minggu sore. Emiti mengatakan masih tidak terima dengan perlakuan petugas Puskesmas atas dirinya dan si buah hati.

Komentar
Posting Komentar